Apa yang terjadi pada pendidikan Indonesia?
Pendidikan
adalah salah satu hal yang menjadi topik yang sering sekali diperbincangkan, pendidikan pun merupakan hal yang utama di
setiap negara terutama di Indonesia. Indonesia merupakan negara yang sangat
mementingkan pendidikan bahkan Indonesia sendiri telah membuat peraturan
perundang-undangan khusus yang menyatakan bahwa anak Indonesia harus menumpuh
wajib belajar selama 12 tahun.
Dan
Indonesia juga telah menerapkan pendidikan gratis selama 12 tahun untuk
anak-anak Indonesia dimulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah
Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). bahkan tidak hanya itu
pemerintah lagi-lagi memberikan keringan untuk anak-anak agar bisa bersekolah
sampai ketingkat universitas, dan pemerintah membrikan dengan cara mengikuti
jalur SNMPTN.
Jika lulus akan diterima masuk kedalam
universitas negri secara gratis tanpa mengeluarkan dana apa pun dan juga
diwajibkan untuk menempuh pendidikan maksimal S1. Dari sekian banyaknya bonus
yang diberikan pemerintah, lalu apa yang terjadi pada pendidikan Indonesia dan dari sekian besarnya pendidikan yang di berikan Indonesia kepada rakyatnya
tapi mengapa masih saja rakyat Indonesia tidak bermoral?.
Pendidikan di Indonesia
Cara
pemerintah memberikan fasilitas kepada rakyatnya agar bisa mengikuti
pendidikan, menurut saya sudah sangat baik akan tetapi mengapa masih banyak
saja anak-anak tidak mengikuti pendidikan tersebut baik di tingkat SD atau pun
SMP? mana yang salah? dari
pemerintahnyakah ? atau dari kita sendiri sebagai anak bangsa?.
Jika
kita berpendapat yang salah adalah kita sebagai anak bangsa yang tidak ingin
mengikuti pendidikan yang diberikan pemerintah lalu, mengapa masih saja tingkat
criminal menjadi tinggi di mana sebagian besar pelakunya adalah anak-anak yang
berpendidikan seperti , tawuran yang di lakukan oleh anak – anak tingakt SMP,
membunuh, dan melakukan penganiayaan kepada sesamanya.
Itu
berarti ada yang salah dari pendidikan di Indonesia. Pemerintah hanya
memberikan fasilitas gratis dan memberikan kurikulum sebagai arahan dari
pendidikan, dan tidak melihat apa yang harus diajarkan untuk mencerminkan arti
pendidikan yang sebenarnya. Yang di jadikan tolak ukur adalah bahwa siswa atau
mahasiswa harus lulus dalam semua bidang mata pelajaran atau pun mata kuliah.
pemerintah dan guru pun tidak melihat sisi moral apa yang harus dimiliki oleh
seorang anak bangsa atau manusia yang berpendidikan. Dari situlah bisa saya
katakan bahwa masih banyak anak bangsa yang masih melakukan tindakan tidak
bermoral. Lantas pendidikan seperti apa yang bisa di katakan pendidikan yang
bermoral?.
Pendidikan Yang
bermoral
Mulailah
mengartikan sebuah pendidikan itu bukan dari pintar atau tidaknya seseorang dan
janganlah menjadikan kurikulum menjadi tolak ukur dasar dari pendidikan itu
tapi terapkan nilai-nilai moral di dalam sebuah pendidikan di sekolah, dan
perdalamkanlah pengertian - pengertian dan pemahaman untuk menjadi pendidikan
yang benar dan sesungguhnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar