Jumat, 30 Oktober 2015

tugas feature

“Berhijab adalah pilihanku, Bermain biola adalah  talentaku”

Tubuh yang tinggi, dengan paras wajah yang anggun, cantik dan memiliki senyuman yang manis. Wanita kelahiran 30 desember 1997, yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, yang memiliki nama lengkap Siti Maharani Deska Arlia. Ia biasa di kenal dengan sapaan “deska” .

Dalam kesehariannya deska dikenal oleh teman-temannya dan keluarganya adalah seseorang yang baik,selalu tersenyum, pemalu dan terbuka pada orang lain. Wanita asli indonesia berdarah bugis ini mulai memutuskan hidupnya untuk menutup semua auratnya, dengan menjadi seorang wanita berhijab,  ketika ia duduk di bangku SMP.
Disaat deska mulai berhijab banyak sekali komentar-komentar yang positif dan negatif yang ia dapatkan. Ada yang berkomentar bahwa “berhijab itu susah buat kita untuk tampil modis”, “hijab tuh penghalang buat kita berkarya”

Dengan banyaknya komentar-komentar seperti itu deska pun menanggapi dan menjawabnya ia berkata “berhijab juga bisa ko tampil beda, sekarang ini banyak pakaian-pakaian modis yang menyediakan khusus untuk wanita wanita hijab jadi kenapa mesti takut?. Setelah di kunjungi di kediamannya di JL. lodan dalam, jakarta utara.

Baginya berhijab itu adalah suatu kewajiban bagi setiap wanita wanita muslim khususnya yang ada di indonesia dan wajib dalam agama. Berhijab bukan hanya karna suatu kewajiban tetapi juga harus di dasari oleh hati dan keinginan dalam diri. banyak hal yang harus di ubah selain dalam gaya berpakaian, yaitu adalah sikap. Dimana ia harus merubah sikapnya menjadi lebih baik, dan menanggalkan semua hal-hal buruk yang pernah ia lakukan .

Suatu hari tepatnya bulan agustus 2014 tahun lalu, dimana seluruh remaja-yang ada di sekitar tempat ia tinggal, mereka semua di undang untuk bermain biola di gedung marina batavia. Salah satunya adalah ia sendiri , di sana ia dan teman-temannya di latihan bermain biola untuk tampil dalam acara Generasi pemuda betawi. Disana ia dilatih bermain biola untuk memainkan lagu lagu keroncong, dan tampil di depan para touris.

Ia mengatakan bahwa perasaannya saat itu sangat grogi dan merasa takut karna sebelumnya ia belum pernah sama sekali tampil bermain biola di depan semua orang. Meskipun ia sangat meyukai biola. Banyak kesulitan kesulitan yang ia hadapi contohnya adalah lagu-lagu nya dimana ia harus memainkan lagu-lagu keroncong dengan patitur-patitur yang sangat sulit. Tapi itu tidak membuat ia menyerah dan lemah, tetapi itu membuat ia menjadi semangat dan percaya diri. sampai pada akhrinya ia dan teman-temannya pun tampil dengan sangat memuaskan dan mendapat pujian-pujian yang luar biasa dari para touris-touris tersebut.
Itu semua membuat ia bangga pada dirinya sendiri, dan merasa puas, karna ia bisa melakukan hal tersebut. Cintanya dalam bermain biola pun semakin kuat dan memiliki keingingan menjadi seorang memain biola yang handal.

Dari setiap pengalaman-pengalaman dan keinginan yang di miliki oleh deska, itulah yang bisa kita jadikan sebagai teladan untuk belajar memutuskan sesuatunya dengan tekad yang kuat dan didasari dalam hati , bukan karna orang lain, dan mau belajar dalam mengembangkan talenta yang Tuhan berikan kepada kita , berusaha dan pantang menyerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

                                           Mervo Dibanjiri Pujian Oleh Para Penggemarnya ”Sitaro …. Banuai kukendage……… “Sitar...