Rabu, 11 November 2015

          Asal Usul Pulau Parri dan Keindahan Pulau Parri

Suasana keindahan pulau yang menawan, yang di penuhi terumbuk karang yang sangat indah , dan di kelilingi oleh tumbuhan bakau , yang membuat air laut di sekitar pulau begitu tenang, dapat menarik wisatawan dalam berwisata ke pulau parri
Pulau parri adalah salah satu pulau yang termasuk bagian dari kepulauan seribu yang ada di jakarta utara. Kelurahan pulau parri terdiri dari 2 pulau , yaitu pulau parri dan pulau lancang. Akan tetapi hanya pulau parri yang mempunyai keindahan tersendiri di bandingkan dengan pulau lancang.
Pulau parri telah dikelolah oleh masyarakat yang tinggal dipulau tersebut. Masyarakat mulai menggembangkan pariwisata ini sejak tahun 2010 dan sampai saat ini. Sebelum masyarakat terjun dalam pariwisata ini, masyarakat memiliki mata pencarian sebagai seorang nelayan, Nelayan budi daya rumput laut dan nelayan ikan.
Ketika budi daya rumput laut tersebut berkurang yaitu menjadi rusak yang di sebabkan oleh alam, sejak itulah masyarakat mulai mengembangkan pariwisata tersebut
Merriati, salah satu warga yang tinggal di pulau parri mengatakan apabila kita melihat keindahan pulau parri dari ketinggian, disana sangat jelas bahwa pulau parri memiliki bentuk seperti tubuh ikan parri.
“kebetulan saya ini juga pendatang ya jadi yang saya tau pulau parri ini kalau diliat dari ketinggian itu bentuknya seperti ikan parri “ katanya.
Dipulau parri ini terdapat 3 pantai; pantai pasir perawan , pantai pasir kresek dan pantai pasir bintang. Pulau parri memiliki keunikan tersendiri yang di minati oleh setiap pengunjung yaitu dengan adanya wahana banana buts, lautnya yang indah terutama biota-biota lautnya.
“yang menarik pengunjung itu karna adanya wahana banana buts ya sama lautnya yang indah dan biota-biota lautnya” ujar dia.
Menurut Nurhayat yang merupakan ketua RW dipulau parri.  beliau mengatakan, Meningkatnya pengunjung diliat pada hari-hari tertentu yaitu pada hari sabtu dan minggu yang dapat mencapai 1000-2000 pengunjung dan bahkan bisa mencapai 3000 pengunjung. Pengunjung didominasi dengan pengunjung lokal dan pengunjung dari luar negri.
“untuk melihat meningkatnya pengunjung itu diliat dari hari-hari tertentu ya yaitu hari sabtu dan minggu. Dimana pada hari tersebut pengunjung itu bisa mencapai 1000-2000 pengunjung,bahkan bisa mencapai 3000 pengunjung dan didominasi oleh pengunjung lokal ataupun luar negri “ ujarnya, 7/11
Pulau parri ini kelola penuh oleh masyarakat, dan dengan adanya pariwisata dari pulau parri ini lah yang merupakan mata pencarian masyarakat setempat. Menurut ketua Rw setempat pemerintah tidak memberikan bantuan secara penuh, melainkan masyarakatlah yang mengembakangkan semua pariwisata yang ada di pulau parri
“pemerintah tidak sepenuhnya membantu, hanya membantu spotnya saja, yang sepenuhnya itu adalah masyarakat setempat” ujar nurhayat
  Guide lokal Pulau parri Mengatakan bahwa pulau parri akan di bangun sebuah resort dari sebuah perusahan yang bernama PT bumi sari asih yang akan dijadikan sebagai tepat penginapan, dimana penghasilannya di bagi menjadi 2 , untuk perusahan dan untuk masyarakat setempat. Akan tetapi masyarakat belum begitu menyetujuinya karna, sebelum pulau parri di kenal oleh pengunjung atau belum begitu ramai di kunjungi oleh wisatawan, perusahan itu enggan untuk bergabung bersama masyarakat dalam membangun sebuah resort.
“kita si rencana akan bekerja sama dengan perusahaan dalam membuat sebuah resort penginapan untuk pengunjung, perusahaan itu PT bumi sari asih, dimana penghasilannya itu akan dibagi 2 , untuk masyarakat dan untuk PT tersebut tapi, beberapa masyarakat ada yang belum menyetujui hal tersebut karna kan dulu waktu pulau parri belum begitu ramai pihak PT itu tidak mau bekerja sama dengan kita” ujarnya.

Pulau parri merupakan pulau yang banyak diminati oleh banyak pengunjung dari objek objek wisatanya, pantai-pantainya, dan namanya yang unik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

                                           Mervo Dibanjiri Pujian Oleh Para Penggemarnya ”Sitaro …. Banuai kukendage……… “Sitar...