Sabtu, 12 Desember 2015

Menjelajahi Rahasia Dibalik Keindahan Pulau Pari


Cahaya matahari seakan tidak pernah berhenti bersinar, cahayanya telah menyinari tempat itu menjadi indah, lautnya yang tenang dan biru, terumbuk karang yang indah, yang menarik perhatian semua orang, itulah Pulau Pari

Pulau Pari adalah pulau yang termasuk salah satu dari Kepulauan Seribu, di jakarta. Kecamatan pulau pari terbagi dua yaitu Pulau Pari dan Pulau Lancang, akan tetapi hanya pulau pari yang memiliki potensi, karna masih memiliki pantai yang menarik dan dekat dengan daratan.

Pulau Pari memiliki 3 pantai yaitu Pantai Pasir Perawan , Pantai Kresek , dan Pantai Pasir Bintang. Yang menjadi icon bagi pengunjung saat ini adalah Pantai Pasir Perawan, karna pantai ini memiliki keunikan tersendiri, dan memang sudah dibuka cukup lama , dan mudah untuk diakses di internet 

Pulau Pari memiliki keindahan pantai yang berada di Pantai Pasir Perawan, yaitu pasirnya yang berwarna putih. Di pasir perawan juga memiliki suasana laut yang tenangan dan jernih, yang berbeda dari laut yang lainnya , karna disekitar pantainya,


Ditanami 100 tumbuhan bakau, sehingga para pengunjug dapat menikmati keindahan laut tersebut. Di pulau pari juga terdapat wahana  snorkeling yang sangat cocok untuk para pengunjung yang memiliki hobby menyelam, dan berkesempatan untuk melihat keindahan terumbuk karang di pulau pari

 Disana juga disediakan wahana banana boat yang aman dan harganya pun terjangkau. Dan yang paling menarik di pulau pari terdapat sebuah penangkaran penyu dimana kurang lebih sekitar 10 penyu yang di lestarikan disana, dan kita juga bisa memegangnya langsung dan,


berfoto dengan penyu tersebut. Di pulau pari juga terdapat warung-warung kecil yang di kelola oleh warga sekitar yang menyediakan makanan-makanan ringan sehingga kita tidak perlu kuatir apabila kita

merasa lapar di malam hari. Pulau Pari juga memiliki tempat penginapan yang beranekam ragam, ada yang berkapasitas besar dan juga yang kecil,

biasanya untuk berkapasitas yang besar di tempati oleh pengunjungan yang datang secara rombongan, atau seperti keluarga besar dan yang berkapasitas kecil biasanya untuk 2 orang atau pasangan muda yang sedang menikmati honeymoon di pulau pari.

 Menurut Leo salah satu pengunjung yang kita jumpai mengatakan bahwa pulau pari memiliki keadaan laut yang menarik dan masih asri akan tetapi masih terdapat beberapa sampah yang berserakan yang harus di perhatikan.

“ keadaan laut di pulau pari menarik ya, masih asri tapi masih ada sampah-sampah yang berserakan dan itu sih yang harus di perhatikan lagi” ujar leo.

Ada beberapa cerita menarik dari pantai pasir perawan yang sampai sekarang masih menyimpan misteri menurut, Guide lokal Bonte yang juga merupakan salah satu penduduk di pulau pari yang telah kami wawancarai mengatakan bahwa sebelum pantai perawan ramai,

Di kunjungi pengujung seperti sekarang,  pantai perawan memiliki cerita mistis di dalamnya. Dimana terdapat dua orang anak remaja yang berpacaran, tiba-tiba perempuan tersebut menghilang.

“jadi sebelum pantai perawan itu ramai, pantai itu memiliki cerita mistis, ada sepasang remaja yang berpacaran , mereka sedang bermain, tiba-tiba perempuannya hilang” ujar Bonte

Sampai detik ini remaja perempuan itu tidak di temukan. Dan misteri itu pun sampai sekarang hanya menjadi sebuah legenda yang membuat setiap pengunjung yang berwisata ke pulau pari terutama pantai perawan,

menjadi sebuah tanda tanya. Dan salah satu pasangan korban tersebut, masih hidup sampai sekarang. Dan itulah cerita mistis yang terdapat di pantai pasir perawan.

Pariwisata pulau pari berkembang sejak tahun 2010 dan sampai sekarang ini. Dimana swadayanya masih dikelolah oleh masyarakat sendiri dan sebelum pariwisata ini berkembang pada awalnya mata 

pencarian penduduk setempat adalah sebagai nelayan budi daya rumput laut dan nelayan ikan, seiring dengan rusaknya keadaan alam sekitar terutama rumput laut akhirnya mereka, membuka

pariwisata ini dengan berbasis masyarakat. Dimana pariwisata ini adalah salah satu penghasilan perekonomian bagi penduduk setempat. 

Menurut Nurhayat selaku ketua RW setempat mengatakan bahwa keadaan pengunjung semakin hari semakin meningkat, dan puncaknya berada di hari sabtu dan minggu.

“pengunjung saat ini sudah meningkat dan puncaknya itu pada hari sabtu dan minggu dimana bisa mencapai 1000-2000 dan bahkan bisa mencapai 3000 pengunjung yang datang” ujar Nurhayat.

Nurhayat juga mengatakan bahwa peran pemerintah kurang berpartisipasi dalam mengembangkan pariwisata ini. Dimana pariwisata ini masih di kembangkan oleh masyarakat dan pemerintah hanya membantu sekedarnya saja.

 “pariwisata ini masih berbasis masyarakat, dan pemerintah kurang begitu memperhatikan pariwisata ini,yah hanya membantu sekedarnya saja” ujarnya

Di pulau pari juga direncanakan akan di buat sebuah resort dimana resort ini adalah kerja sama antara perusahaan swasta dan masyarakat sekitar. Resort ini dibuat demi untuk kenyamanan

para pengujung, baik pengunjung lokal atau pun pengunjung luar negri, akan tetapi itu semua belum dipastikan akan dilaksanakan atau tidak.

Menurut Supinah salah satu kaprodi S1 hospitality dan pariwisata di UBM dan D3 perhotelan akademi pariwisata Bunda Mulia mengatakan, perkembangan pariwisata di pulau-pulau masih berbasis masyarakat,


dimana masyarakatnya masih berjuang sendiri-sendiri dan campur tangan pemerintah belum kelihatan campur tangan swasta tidak diharapkan. 

“ perkembangan di pulau-pulau itu masih berbasis masyarakat ya, dimana masyarkatnya masih berjuang sendiri-sendiri dan dan campur tangan pemerintah belum kelihatan dan campur tangan swasta tidak kita harapkan “ ujarnya.

Berdasarkan penelitiannya yang terakhir apabila pemerintah memang belum memberikan, mau tidak mau swasta akan masuk dimana sebagai seorang pariwisata mengharapkan pihak swasta tidak masuk karna apabila pihak swasta sudah masuk maka pulau tersebut akan sangat terkomersilisasi.

“ dari penelitian terakhir saya apabila pemerintah belum memberikan, mau tidak mau pihak swasta akan masuk dan kami sebagai pariwisata sangat tidak mengharapkan hal itu terjadi dan apabila pihak swasta benar-benar masuk maka pulau itu akan sangat terkomersilisasi”ujarnya.

Untuk menarik wisatawan lokal dalam berkunjung ke pulau-pulau seperti pulau pari, dari sisi masyarakat lokal itu sendiri yang memang sangat akademik sekali kita bagi dalam segi usia dimana usia 19-35 tahun sangat rentan dalam melakukan perjalanan pariwisata dan cara,

meningkatnya adalah setiap tempat harus mempunyai spot foto bagus untuk menarik wisatawan tersebut dimana menurut ia itu tidak selalu benar

 “ seperti yang saya bilang tadi masyarakat ibu kota jakarta saat ini sangat akademik sekali, dimana wisatawannya kita bagi dari segi usianya dulu deh, usia yang paling banyak melakukan pariwisata, terbukti rentan usia dari 19-35 tahun, nah usia-usia ini banyak sekali dari mereka yang melakukan  pariwisata, akan tetapi  cara meningkatkannya harus punya spot foto bagus untuk menarik wisatawan tersebut dimana menurut saya itu tidak selalu benar” ujar supinah.

Berbeda halnya Menurut Ashwita selaku dosen management dari Universitas Bunda Mulia mengatakan bahwa masyarakat pulau pari perlu meningkatkan inflastruktur dari pulau pari tersebut baik dalam sarana dan prasarana, penginapannya,penyediaan kapal yang baik dan banyak.


“dalam segi management masyarakat harus meningkatkan inflastruktur dari pulau pari itu sendiri baik dalam sarana dan prasarananya yaitu fasilitas penginapan,penyediaan kapalnya yang baik dan banyak” ujar ashwita.

Dan yang paling penting adalah dalam pemasarannya karna dengan alam yang ada saat ini mungkin pengunjung lebih tertarik pada pulau-pulau yang lain akan tetapi dengan tinggi pemasaran,


tersebut maka itu akan membuat pengunjung semakin banyak yang datang dan nantinya pemerintah pun mau melakukan investasi dengan pulau pari tersebut

“yang kedua adalah pemasarannya ini yang paling penting, karna dengan alam yang ada saat ini mungkin pengunjung lebih tertarik ke pulau-pulau lain seperti, Pulau Tidung, Pulau Pramuka. Akan tetapi dengan tingginya pemasaran tersebut itu yang akan membuat para pengunjung semakin banyak yang datang dan pemerintah mau melakukan investasi dengan pulau pari” ujar ashwita. 

Setiap pulau memiliki keunikan tersendiri dan semua itu tergantung dari kita sebagai bangsa indonesia yang harus mengutamakan wisata di indonesia terlebih dahulu yaitu pulau-pulau di indonesia dan pemerintah harus lebih memperhatikan pariwisata tersebut sebelum pihak swasta yang menguasainya
                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

                                           Mervo Dibanjiri Pujian Oleh Para Penggemarnya ”Sitaro …. Banuai kukendage……… “Sitar...